Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis CAI (Computer Assisted Instruction) untuk Materi Perkembangan Prenatal Manusia
Tugas Teknologi Inf dan Multimedia #
Nama : AGUNG HERMAWAN
Kelas : 4 IC 02
NPM : 20412356
Berdasarkan hasil observasi yang
dilakukan oleh peneliti di SMA Negeri 2 Lamongan diketahui bahwa sarana dan
prasarana berupa laboratorium komputer belum bisa dimanfaatkan secara maksimal
sebagai sumber belajar siswa. Laboratorium komputer hanya dimanfaatkan untuk
kegiatan ekstrakurikuler komputer serta pembelajaran untuk mata pelajaran
Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).
Berdasarkan hasil wawancara
dengan guru biologi dan beberapa siswa SMA Negeri 2 Lamongan, diperoleh
informasi bahwa: 1) media untuk pembelajaran materi perkembangan prenatal
manusia hanya menggunakan papan tulis, buku teks, dan LKS yang memiliki gambar
yang tidak jelas dan tidak berwarna; 2) Siswa kurang termotivasi saat mengikuti
materi perkembangan prenatal manusia karena merasa kesulitan untuk membayangkan
perkembangan manusia di dalam rahim.
Dengan demikian, upaya
inovasi dan kreatif yang mengarah kepada pencapaian kompetensi materi
perkembangan prenatal manusia tersebut mutlak diperlukan di SMA Negeri 2
Lamongan. Secara teoritis, untuk mengatasi permasalahan tersebut di antaranya
dengan memproduksi media pembelajaran yang mampu memvisualkan perkembangan
manusia di dalam rahim ibu. Media pembelajaran yang diproduksi adalah media
pembelajaran biologi berbasis CAI (Computer Assisted Instruction) yang
dapat digunakan sebagai media pembelajaran individual.
Media pembelajaran berbasis CAI
ini memiliki kemampuan dalam mengintegrasikan komponen warna, musik, dan
animasi grafik (graphic animation). Keberadaan animasi dapat
memperjelas uraian konsep sehingga pemahaman konsep lebih mudah jika
dibandingkan dengan memakai sumber belajar yang statis berupa buku teks, papan
tulis, ataupun LKS. Media pembelajaran berbasis CAI ini juga mampu memberikan
balikan (feedback) sehingga siswa dapat aktif berinteraksi dengan
media yang diproduksi. Selain itu, media juga dapat meningkatkan motivasi dan
perhatian siswa untuk belajar dan mampu memberikan pengalaman belajar yang
lebih langsung untuk menjelaskan materi perkembangan prenatal manusia. Bentuk
pembelajaran CAI (Computer Assisted Instruction) yang diberikan adalah
bentuk tutorial bercabang. Bentuk pembelajaran tutorial secara umum melibatkan
dua fase pertama pembelajaran, yaitu memaparkan informasi (presenting
information) dan membimbing siswa (guiding the student).
Desain uji coba penelitian
meliputi validasi isi dan uji coba di lapangan (implementasi). Validasi isi
diperoleh dari penilaian dan tanggapan dari validator ahli materi dan ahli
media yang selanjutnya digunakan untuk menentukan kelayakan dan bagian media
CAI yang perlu direvisi. Uji coba di lapangan dilakukan dengan mencobakan media
CAI kepada siswa dan guru bertindak sebagai observer. Siswa belum pernah
mempelajari materi perkembangan prenatal manusia melalui kegiatan belajar
mengajar di kelas. Data yang diperoleh bersifat kualitatif dan kuantitatif.
Teknik pengumpulan data berupa kuesioner (angket) serta nilai pretes dan
postes. Teknik analisis data menggunakan analisis persentase.
Hasil yang diperoleh dari
penelitian ini yaitu media pembelajaran berbasis CAI yang diproduksi memiliki
tingkat kelayakan tinggi. Hal tersebut dapat dilihat dari hasil validasi
kelompok ahli terhadap media yang dikembangkan adalah 94,85 % (valid).
Sedangkan hasil validasi audiens pada uji kelompok satu lawan satu adalah 95,83
% (valid); kelompok kecil 94,99 % (valid); serta kelompok uji coba lapangan
92,03 % (valid). Peningkatan nilai postes dari pretes menunjukkan bahwa media
pembelajaran yang diproduksi efektif untuk pembelajaran individual. Peningkatan
nilai postes dari pretes pada saat uji coba satu lawan satu sebesar 23,33; uji
coba kelompok kecil sebesar 21,67; serta uji coba lapangan sebesar 24,67.
Selain itu, hasil observasi guru pada saat uji coba lapangan menunjukkan bahwa
siswa sangat termotivasi belajar materi perkembangan prenatal manusia
menggunakan media CAI dan lebih mudah dalam memahami materi tersebut. Oleh
sebab itu, secara umum media pembelajaran berbasis CAI tersebut layak digunakan
sebagai alternatif pemecahan masalah di SMA Negeri 2 Lamongan untuk materi
perkembangan prenatal manusia.
Saran pemanfaatan produk yang dapat
dikemukakan setelah dilaksanakan penelitian pengembangan ini adalah 1) media
pembelajaran berbasis CAI sebaiknya digunakan pada komputer dengan spesifikasi
minimal Pentium IV, RAM 256 MB; 2) sebaiknya digunakan oleh siswa yang telah
memahami materi prasyarat, yaitu struktur sistem reproduksi dan gametogenesis;
3) guru dapat bertindak sebagai pembimbing, 4) terutama ditujukan pada siswa
yang telah memiliki kemampuan dasar mengenai pengoperasian komputer, dan 5)
jika mengalami persoalan terkait dengan pengoperasian produk, siswa bisa
mempelajari menu help atau Petunjuk Penggunaan Siswa.
Saran diseminasi produk yang
dapat dikemukakan setelah dilaksanakan penelitian pengembangan ini adalah 1)
media CAI ini dapat diterapkan secara bertahap, yaitu guru menjelaskan cara
pembelajaran kemudian siswa belajar mandiri; 2) agar dapat diterapkan di
sekolah lain perlu diperhatikan karakteristik siswa dan sekolah yang
bersangkutan.
Saran pengembangan produk lebih
lanjut yang dapat dikemukakan setelah dilaksanakan penelitian pengembangan ini
adalah 1) perlu dilakukan penelitian lebih lanjut dalam rangka mengeliminasi
kekurangannya; 2) media pembelajaran berbasis CAI untuk materi lain perlu
dikembangkan; 3) perlu dikembangkan media pembelajaran berbasis CAI yang online,
dapat diakses melalui internet.
Daftar
Pustaka
Alsa, Asmadi. (2004).Pendekatan Kuantitatif
& Kualitatif serta Kombinasinya dalam Penelitian. Yogyakarta: Pustaka
Pelajar.
Arikunto, Suharsimi. (2002). Prosedur
Penelitian, Suatu Pendekatan
Praktik (Edisi Revisi II). Jakarta: PT.Rineka
Cipta.
AzharArsyad.(2003).MediaPembelajaran.Jakarta:PTRajaGrafindo
Persada.